Ponorogo
Keluarga dan relawan menggelar
aksi demo dan menggalang koin untuk Rita, TKW yang terancam hukuman gantung
di Malaysia. Aksi massa ini sebagai bentuk protes kepada pemerintah, yang
dinilai lamban dalam menangani kasus TKI yang terancam hukuman pancung. Massa
kembali mendesak Presiden untuk segera melakukan langkah diplomatik kepada
Malaysia.
Aksi massa
ini digelar keluarga dan relawan buruh migran di Jalan Suromenggolo Ponorogo,
Minggu (31/1). Massa meminta dukungan seluruh masyarakat Ponorogo, agar Rita,
TKW asal Ponorogo, lolos dari hukuman gantung di Malaysia. Suasana haru terjadi,
saat seorang warga memberi dukungan, membuat Poniyati, ibu TKW Rita,
menangis. Ia teringat anaknya yang dipenjara dan terancam hukuman mati.
Aksi
massa, selain demo, juga menggelar aksi galang koin untuk diserahkan ke orang
tua Rita. Selama ini, keluarga Rita membiayai sendiri proses bantuan hukum
untuk Rita di Malaysia. Kini keluarga sudah tidak lagi memiliki biaya.
Keluarga berharap, agar pemerintah mau turun tangan memberi bantuan hukum.
Selain itu, keluarga berharap agar Presiden melakukan upaya diplomatik, agar
Rita terbebas dari hukuman mati.
Seperti
diketahui, Rita TKW asal Ponorogo, bekerja di Hongkong. Dari Hongkong, Rita
dibawa ke Malaysia oleh temannya. Ternyata korban dititipi narkoba dan
tertangkap di Malaysia, 10 Juli 2013. Rita diancam hukuman gantung. Keluarga
meyakini, Rita dijebak oleh sindikat narkotika internasional. Dua tahun,
kasus ini tidak jelas penanganannya.
Massa
mengancam akan terus menggelar aksi, sampai pemerintah turun tangan memberi
bantuan hukum dalam kasus Rita, sekaligus melakukan langkah diplomatik kepada
pemerintah Malaysia, agar Rita bisa lolos dari hukuman mati.
|
0 Comments